Breaking News
Jabar News kembali menghadirkan berita terpopuler seputar Jawa Barat, mulai dari perkembangan politik, ekonomi, hingga kisah inspiratif masyarakat. Dengan liputan aktual dan mendalam
Indosat Indosat Indosat

Viral Nenenk Tinggal Sendirian Di Kampung Mati BanjarNegara

Indosat

Banjarnegara Sebuah video yang menampilkan seorang nenek tinggal seorang diri di rumahnya viral di media sosial. Dalam video itu, narator menyebut sang nenek menetap di “Kampung Mati” yang warganya telah meninggalkan wilayah tersebut akibat tanah bergerak.

Akun TikTok bomal_vlog mengunggah video tersebut, memperlihatkan sang nenek bersama beberapa ekor kambing. Hingga kini, lebih dari 162 ribu orang telah menonton video itu.

Indosat

Baca Juga : Buruh Jahit Pekalongan Kaget Dikaitkan Transaksi Rp 2,9 Miliar

Hasil penelusuran detikJateng menunjukkan lokasi tersebut berada di Dusun Praguman, Desa Clapar, Kecamatan Madukara, Banjarnegara. Sejumlah rumah di tengah kebun salak masih berdiri kokoh, namun sebagian berubah menjadi kandang kambing atau tempat menyimpan hasil panen. Warga telah meratakan beberapa bangunan lain dengan tanah dan menanaminya kembali dengan pohon salak.

Meski dijuluki “Kampung Mati”, dua rumah di dusun itu masih berpenghuni. Salah satunya milik nenek Syamroni yang tinggal seorang diri.

Warga setempat, Rasis, mengatakan tiga orang menempati satu rumah, sedangkan nenek Syamroni menempati rumah lainnya. Ia juga melihat warga hanya menggunakan beberapa rumah pada siang hari.

Baca Juga : Bendera One Piece Boleh, Merah Putih Tetap Utama

Rasis kini memanfaatkan rumah lamanya untuk kandang kambing. Sebelumnya, ia dan keluarganya tinggal di sana sebelum pindah ke tanah milik Pemerintah Desa Clapar pada 2007.

“Dulu di sini ada dua RT dengan sekitar 50 KK. Sekarang hanya tersisa dua rumah karena pemiliknya menolak pindah,” ujarnya.

Kepala Desa Clapar, Somad, menegaskan Dusun Praguman masuk zona merah rawan longsor. Karena itu, pemerintah desa mengajukan relokasi warga ke pemerintah daerah pada 2007.

Tempat relokasi berada di tanah bengkok desa seluas 2 hektare. Meski demikian, sebagian warga tetap memilih bertahan di rumah lama.

Indosat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *